Tiga Bulan Berlalu, Harapan Nenek Saidah Memudar: Bantuan Berhenti, Rindu Anak Tak Terjawab
kalselsatu.com, BANJARMASIN – Kondisi Nenek Saidah (64) kembali menjadi sorotan setelah bantuan yang sempat diterimanya terhenti.
Tiga bulan pasca viral dan dikunjungi Wakil Wali Kota Banjarmasin, ia kembali hidup sebatang kara di rumah tuanya di Sungai Miai Dalam.
Saat ditemui Senin (1/12/2025), Saidah baru pulang dari pasar tanpa alas kaki.
Langkahnya pelan sambil membawa bakul berisi kebutuhan pokok, sebagian merupakan pemberian pedagang.
Lansia yang mengidap stroke ini sudah lama hidup sendiri.
Kisahnya sempat menimbulkan kepedulian publik pada September lalu, hingga Wakil Wali Kota Hj Ananda turun langsung ke lokasi.
“Tolong diberikan paket makan untuk beliau, dan RT agar lebih memperhatikan,” ucap Ananda dalam videonya.
Namun menurut Saidah, bantuan itu berhenti setelah tiga kali pemberian.
Selanjutnya ia kembali mengandalkan kebaikan warga sekitar.
“Sudah lama tinggal sendiri, empat tahun anak tidak pernah datang,” katanya dengan suara pelan.
Meski demikian, Saidah tetap berharap bisa bertemu kembali dengan anaknya.
Ia bahkan ingin pulang ke kampung halamannya di Kutai Barat, meski tidak tahu bagaimana caranya.
“Pengen sekali pulang, tapi tidak ada biaya,” ujarnya. (ks)

Tinggalkan Balasan