Benang Layangan Ancam Satwa Liar, Burung Hantu di Banjar Diselamatkan Petugas Damkar
kalselsatu.com, KABUPATEN BANJAR – Fenomena bermain layang-layang ternyata tidak selalu membawa keceriaan.
Di Kabupaten Banjar, seekor burung hantu nyaris kehilangan nyawa setelah terjerat benang layangan di kawasan Komplek Persada Mas Estate, Kecamatan Kertak Hanyar, Minggu (9/11/2025) kemarin.
Kejadian itu menjadi pengingat akan bahaya benang layangan yang dibiarkan berserakan. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar
Pos Sektor Gambut bersama warga berhasil mengevakuasi satwa malam tersebut setelah menerima laporan dari seorang warga bernama Rizky.
Sesampainya di lokasi, tim menemukan burung hantu dalam kondisi lemah dengan sayap patah akibat lilitan benang.
Proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar tidak menambah luka pada hewan yang dilindungi itu.
Setelah berhasil dilepaskan, burung hantu tersebut langsung diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Evakuasi DPKP Banjar, M. Kasyaf, mengapresiasi warga yang cepat melapor.
Ia menegaskan, kolaborasi masyarakat dan petugas menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan lingkungan.
“Kesigapan warga sangat membantu kami. Penyelamatan ini bukan hanya tentang satwa, tetapi juga tentang kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.
Kasyaf juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam bermain layang-layang.
Benang yang terlepas dan menjerat benda atau makhluk hidup di udara bisa membahayakan, bukan hanya bagi burung, tetapi juga bagi pengendara dan jaringan listrik.
“Benang layangan yang dibiarkan sembarangan bisa mencelakai siapa pun. Kami imbau masyarakat agar selalu bertanggung jawab dan memastikan tidak ada sisa benang di udara,” tambahnya. (ks)

Tinggalkan Balasan